Media Elektronik saat ini merupakan kebutuhan sekunder. Media elektronik seakan hampir selevel dengan kebutuhan primer. Televisi pun berlomba-lomba membuat tayangan elektronik melalui jaringan daring. Sehingga lebih sulit difilterisasi tayangan-tayangannya. Ditambah saat ini banyak anak-anak di Indonesia bahkan di dunia yang kecanduan menggunakan alat komunikasi. Melalui media elektroniklah yang membuat penulis perlu meneliti penyebab kerusakan moral anak-anak. Terdapat pro dan kontra dalam hal ini. Pandangan pro melihat televisi merupakan wahana pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai positif masyarakat. Sebaliknya, pandangan kontra melihat televisi sebagai ancaman yang dapat merusak moral dan perilaku destruktif lainnya. Secara umum kontraversi tersebut dapat digolongkan dalam tiga kategori, yaitu pertama, tayangan televisi dapat mengancam tatanan nilai masyarakat yang telah ada, kedua televisi dapat menguatkan tatanan nilai yang telah ada, dan ketiga televisi dapat membentuk tatanan nilai baru masyarakat termasuk lingkungan anak dan perilaku berbahasanya
Copyrights © 2019