INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
Vol 1, No 2 (2017): Inspirasi

Pelaksanaan Mentoring Ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas X Di Sma Negeri 3 Boyolali Tahun Ajaran 2015/2016

Zaman, Badrus (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2017

Abstract

AbstrakRendahnya kecerdasan spiritual siswa meng­akibatkan fanatisme berlebihan, keyakinan yang lemah, mudah kehilangan kendali diri dan mudah melakukan penyimpangan terhadap sikap keberagamaan dan sosial. Pelaksanaan mentoring ekstrakurikuler rohis diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagai­mana pelaksanaan mentoring ekstra­kurikuler Rohis, faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan mentoring ekstrakurikuler Rohis, dan untuk mengetahui output pe­laksanaan mentoring ekstrakurikuler Rohis terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa kelas X di SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dilaksanakan di SMA Negeri 3 Boyolali pada bulan 06 April 2015-14 Januari 2016. Subjek penelitian ini adalah pembina Rohis SMA Negeri 3 Boyolali. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah dan pengurus Rohis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, do­ku­mentasi, dan wawancara. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Teknik analisisnya menggunakan model analisis data interaktif, tahap yang di­tempuh yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mentoring ekstrakurikuler Rohis siswa kelas X di SMA Negeri 3 Boyolali sudah sejak tahun 2000. Mentoring Ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) dilaksanakan secara rutin setiaphari senin setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM). Proses mentoring biasanya dilakukan dengan menyampaikan materi dengan media dan aplikasi pembelajaran. Dalam pelaksanaannya kegiatan mentoring ekstrakurikuler Rohis menggunakan tiga pendekatan, yaitu Pendekatan Rasional, Emosional, dan Keteladanan. Evaluasi yang digunakan dalam mentoring ekstrakurikuler Rohis menggunakan tes tertulis, tes lisan dan praktikum. Faktor peng­hambat yaitu Proses regenerasi pengurus Rohis yang terlalu cepat, persamaan waktu kegiatan Rohis dengan kegiatan ektrakurikuler lain, Ditahap awal mentoring ekstra­kurikuler Rohis peserta mentoring Rohis siswa-siswi kelas X yang memiliki kecerdasan spiritual rendah banyak yg melakukan penyimpangan. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu Sarana dan prasarana, dana kegiatan Rohis, dan izin kegiatan Rohis. Out Put pelaksanaan mentoring ekstrakurikuler Rohis adalah siswa meningkat kecerdasan spiritualnya dengan ciri-ciri yang dapat terlihat yaitu merasa kehadiran Allah, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, rendah hati, ikhlas dan sabar.Kata Kunci:          mentoring; ekstrakurikuler Rohis; kecerdasan spiritual The low spiritual intelligence of students resulting in excessive fanaticism, weak beliefs, easy loss of self-control and easy to deviate from religious and social attitudes. Implementation of Rohis Extracurricular Mentoring is expected to improve the Spiritual Intelligence of X Class Students in SMA Negeri 3 Boyolali Academic Year 2015/2016. This research was conducted to find out how the execution of Rohis extracurricular mentoring, inhibiting factors and supporting the execution of Rohis extracurricular mentoring, and to know Out Put the execution of Rohis extracurricular mentoring to the improvement of spiritual intelligence of X class student in SMA Negeri 3 Boyolali Lesson Year 2015/2016. This research uses descriptive qualitative research type, implemented in SMA Negeri 3 Boyolali on April 06, 2015-14 January 2016. The subject of this research is builder Rohis SMA Negeri 3 Boyolali. The informant of this research is principal and Rohis management. The method used in this research is observation, documentation, and interview. To check the validity of data using source triangulation techniques. Analysis technique using interactive data analysis model, the steps taken are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that the implementation of mentoring extracurricular Rohis X class students in SMA Negeri 3 Boyolali has been since 2000. Mentoring Extracurricular Spiritual Islam (Rohis) carried out regularly every Monday after completion of teaching and learning activities (KBM). The mentoring process is usually done by conveying material with media and instructional applications. In the execution of extracurricular mentoring activities Rohis uses three approaches, namely Rational Approach, Emotional, and Exemplary. The evaluation used in Rohis extracurricular mentoring uses written tests, oral and practicum tests. The inhibiting factor is the regeneration process of Rohis executive who is too fast, the equation of activity of Rohis with other ektrakurikuler activity, Initial mentoring extracurricular Rohis participants mentoring Rohis class X students who have low spiritual intelligence many who do deviation. While the supporting factors are facilities and infrastructure, funds Rohis activities, and permission Rohis activities. Out Put the execution of extracurricular mentoring Rohis is the student's increased spiritual intelligence with visible traits of feeling the presence of God, possessing a high level of consciousness, humble, sincere and patient.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

inspirasi

Publisher

Subject

Education

Description

INSPIRASI - Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam UNDARIS Kabupaten Semarang dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini mempunyai spesifikasi sebagai media publikasi untuk mengkomunikasikan hasil kajian pemikiran serta hasil-hasil penelitian dalam bidang ...