Jantra
Vol 13 No 1 (2018): Menggali Identitas Daerah Melalui Asal Usul Nama Tempat

PONOROGO

Saifuddin Alif Nurdianto (Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Pscasarjana Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2018

Abstract

Ponorogo yang saat ini menjadi salah satu ikon budaya Indonesia dengan kesenian Reyog, dan terkenal sebagai kota santri ternyata memiliki masa lalu yang kelam. Pada masa lalu Ponorogo memiliki sebutan Wengker yang dikenal sebagai daerah yang penuh dengan stigma negatif. Nama Ponorogo sendiri baru muncul pada tahun 1496 yang dikenalkan oleh Bathara Katong, sebagai manifestasi dari dakwah yang telah dilakukan dan simbol dari berakhirnya tatanan lama yang penuh stigma negatif, menjadi tatanan baru yang lebih baik. Penelitian kualitatif dengan pendekatan filosofis dan etnosemantik digunakan untuk mengkaji perubahan nama dari Wengker menjadi Ponorogo yang dilakukan oleh Bathara Katong pada tahun 1496, yang memiliki makna filosofis berupa ikhtiar untuk menjadikan masyarakat Ponorogo sebagai masyarakat yang madani, yaitu masyarakat yang dinamis, penuh kreativitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jantra

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Sejarah: Meliputi kajian sejarah yang bertema nasionalisme dan pengembangan karakter bangsa melalui bidang sosial, ekonomi, politik, budaya dengan ruang lingkup utama wilayah Indonesia, dan wilayah lain apabila ada keterkaitan dengan Indonesia, yang bisa dijadikan media diseminasi dalam menanamkan ...