Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam pembangunan nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2011, lebih dari 55,2 juta unit UMKM mampu menyerap sekitar 101,7 juta orang. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 57,8 juta unit UMKM dengan jumlah tenaga kerja mencapai 114 juta orang. Dari sisi perkembangan pangsa usaha, jika pada 2016 mencapai 61.651/177 (99,9%), dan pada 2017 mencapai 62.922.617 (99,9%), atau totalnya sepanjang 2016-2017 mencapai 1.271.440 (2,06). Kontribusi positif UMKM terhadap pembangunan tersebut juga terjadi di Jakarta. dari Sensus Ekonomi (SE) 2016 menunjukkan, jumlah usaha ini mencapai lebih dari satu juta usaha atau 98,78 persen dari total usaha menengah besar (UMB) dan usaha menengah kecil (UMK) di DKI Jakarta. Selain itu, lebih dari 2,5 juta orang atau sekitar 35,07 persen dari total tenaga kerja terserap ke sektor ini. Secara khusus Pemprov DKI Jakarta, meluncurkan program OKE OCE yang digagas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. OKE OCE berkontribusi dalam mendorong penciptaan wirausaha baru, pengembangan iklim berusaha, penciptaan lapangan kerja dan sebagainya. Dari target 200.000 wirausahawan dalam lima tahun atau sebanyak 40.000 enterpreneur baru setiap tahunnya, sudah mulai menunjukkan indikator keberhasilan. Tidak mengherankan manakala program OKE OCE ini juga disambut positif oleh berbagai kalangan masyarakat, khususnya pelaku usaha UMKM. Dalam perjalanan dan perkembangannya, kelangsungan dan kelanjutan program OKE OCE mulai banyak mengalami masalah dan kendala. Bahkan dikuatirkan akan mengalami kemunduran dan kemacetan.
Copyrights © 2019