Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)
Vol 3, No 2 (2018)

HUBUNGAN PEER AND PARENT ATTACHMENT DENGAN GANGGUAN PERILAKU MAKAN PADA REMAJA SMA

Maria Yuliana (Mahasiswa Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Kampus RIK)
Mustikasari - (Dosen Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Kampus RIK UI)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2018

Abstract

ABSTRAKRemaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan fisik serta psikologis yang pesat. Hal ini membuat remaja rentan mengalami masalah kesehatan, salah satunya gangguan perilaku makan. Salah satu faktor yang memengaruhi yaitu peer attachment dan parent attachment. Tujuan penelitian: untuk mengetahui adanya hubungan peer dan parent attachment dengan gangguan perilaku makan pada remaja SMA. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional kepada 65 responden yang diambil berdasarkan purposive sampling. Kriteria responden penelitian yaitu remaja usia 15-17 tahun dan mengalami gangguan perilaku makan. Gangguan perilaku makan diidentifikasi menggunakan alat ukur The Eating Attitudes Test-26 (EAT-26), sedangkan attachment diukur dengan The Inventory of Peer and Parent Attachment (IPPA) yang valid dan reliabel. Penelitian ini telah dinyatakan lolos kaji etik oleh Komite Etik Penelitian Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan peer attachment dengan gangguan perilaku makan (p=0,000; r=0,459), dan ada hubungan parent attachment dengan gangguan perilaku makan (p=0,020; r=0,288). Kesimpulan: Rekomendasi adalah sekolah dapat memaksimalkan upaya membangun perilaku hidup sehat dengan mengadakan penyuluhan secara berkala berkaitan dengan berat badan ideal, perilaku makan yang baik, dan gizi seimbangKata Kunci: gangguan perilaku makan, parent attachment, peer attachment, remajaCORRELATION BETWEEN PEER AND PARENT ATTACHMENT WITH DISORDERED EATING BEHAVIORS IN HIGH SCHOOL ADOLESCENTSABSTRACTObjective: This study is aimed to determine the correlation between peer and parent attachment with disordered eating behaviors in high school adolescents. Methods: Its design was cross-sectional with samples and selected through purposive sampling technique.The Criteria of respondents were adolescent aged 15-17 years and experienced disodered eating behaviors. Disordered eating behaviors were identified using the The Eating Attitudes Test-26 (EAT-26), while attachments were measured by The Inventory of Peer and Parent Attachment (IPPA). Both of them are valid and reliable. This research has been declared escaped ethical review by Research Ethics Committee Faculty of Nursing University of Indonesia. Data was analyzed with pearson correlation test. Results: The results showed there were a correlation between peer attachment and disordered eating behaviors (p=0,000; r=0,459). Also, there were a correlation between parent attachment and disordered eating behaviors (p=0,020; r=0,288). Disscussion: Recommendation is schools can maximize efforts to build healthy lifestyles by conducting periodic counseling related to ideal body weight, good eating behavior, and balanced nutrition.Keywords: adolescent, disordered eating behaviors, parent attachment, parent attachment

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jppni

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) merupakan jurnal resmi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia ini merupakan jurnal dengan peer-review yang diterbitkan secara berkala setiap 4 bulan sekali (April, Agustus, Desember), berfokus pada ...