Garam rakyat yang berasal dari sumur garam diatas gunung pada ketinggian 800-900 m diatas permukaan laut merupakan satu-satunya sumur garam di Krayan Kabupaten Nunukan wilayah perbatasan dan telah dikonsumsi oleh masyarakat disekitarnya dan dijual ke wilayah Malaysia dan Brunei Darusallam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek geologi sehingga terjadi sumur garam dilokasi itu, aspek mutu garam apakah memenuhi SNI garam konsumsi, kendala dalam pengolahan dan pemasaran hasil produksi garamnya. Metode dalam penelitian ini adalah pengambilan data primer meliputi survey lapangan, wawancara langsung dengan pengelola usaha garam rakyat dan masyarakat pengguna yang mengkonsumsi garam tersebut, sampling bahan baku garam, produk garam dan analisis laboratorium untuk mengetahui kualitas bahan baku garam (air sumur garam) dan produk garam curai dan garam padat. Hasil penelitian menunjukkan secara geologi sumur garam terletak pada satuan morfologi dataran tinggi dan formasi batuan berumur pra tersier (formasi Long Bawan) serta struktur geologi lipatan dan geser, sehingga terjadi pemunculan sumur garam pada kaki perbukitan dengan kedalaman ± 3 m yang menyebar pada 9 desa dengan 15 titik sumur. Produk air garam dapat digunakan sebagai bahan baku garam konsumsi sesuai syarat pada SNI 3556:2016, kecuali produk yang dihasilkan baik curai maupun padat kadar Iodium berada dibawah standar yang dipersyaratkan (minimal 30 mg/kg). Namun ada kendala dalam pemasaran karena masih diolah secara sederhana sehingga kurang higienis.
Copyrights © 2017