FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 4, No 2 (2014): FITOFARMAKA

IDENTIFIKASI SENYAWA DAN UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT KAYU MASSOI

Bustanussalam Bustanussalam (Laboratorium Kimia Bahan Alam, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
Haryanto Susilo (Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan)
Endang Nurhidayati (Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2015

Abstract

Massoidigunakan oleh masyarakat lokal Papua sebagai obat tradisional. Bagian yang dimanfaatkandari tumbuhan ini adalah kulit kayu yang diekstraksi untuk menghasilkan minyak.Pemanfaatan kulit kayu Massoi oleh masyarakat lokal selama ini masih dirasakan kurangoptimal, oleh karena belum banyaknya penelitian terkait kandungan senyawa kimia dankhasiat pengunaan kulit kayu Massoi secara farmakologis. Penelitian ini dilakukan untukmengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak etil asetat kulit kayu Massoi serta mengujiaktivitasnya sebagai antibakteri, antioksidan dan mengetahui tingkat toksisitasnya.Kulit kayuMassoi diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol dan dipartisidengan pelarut air : etil asetat sebesar 12,12 ppm 5050sebesar 44,02 ppm. Hasil pemisahan senyawanya yangdilakukan dengan kromatografi kolom didapat 7 fraksi yang dikelompokkan berdasarkanprofil kromatogram KLT hasil kromatografi kolom yang meliputi bentuk noda, warna, danwaktu retensinya. Hasil analisis KCKT didapatkan fraksi dengan area terbesar terdapat padafraksi 4 sebesar 95042975 pada waktu retensi 10,050 menit. Fraksi 4 dianalisis denganmenggunakan GC-MS untuk mengetahui komponen senyawa yang terdapat di dalamnya,hasil analisisnya didapatkan 13 senyawa terbesar yang mempunyai persen kemiripan antara95-99 % dari data Library program GC-MS.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

fitofarmaka

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology

Description

FITOFARMAKA mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan farmasi, Kimia Farmasi, dan bidang Fitokimia serta akan dipublikasikan secara online. Publikasi secara elektronik akan menambah kekayaan informasi dan pengetahuan ilmiah terutama dari penelitian. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, ...