FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 9, No 2 (2019): FITOFARMAKA | Jurnal Ilmiah Farmasi

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH DAN DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Staphylococcus epidermidis)

D Prasetyorini (Program Studi Biologi, FMIPA Universitas Pakuan)
Novi Fajar Utami (Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Pakuan)
Alfi Syari Sukarya (Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Pakuan)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2019

Abstract

Jerawat merupakan penyakit pada permukaan kulit. Terjadi akibat tersumbatnya folikel polisebase, disebabkan oleh infeksi bakteri (Staphylococcus epidermidis). Tanaman yang memiliki potensi sebagai agen antibakteri adalah tanaman mengkudu, yang terbukti memiliki kandungan senyawa antrakuinon, alkaloid dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik ekstrak buah dan daun mengkudu serta aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Dengan menggunakan metode ekstraksi maserasi etanol 96%. Pengujian Lebar Daerah Hambat (LDH) dengan metode difusi kertas cakram dan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dengan metode dilusi agar. KHM pada konsentrasi 25%, 30%, 35% dan 40%. LDH dilakukan pada konsentrasi 40%, 50% dan 60%. Hasil ekstrak etanol 96% buah dan daun mengkudu memiliki KHM pada konsentrasi 40% dan LDH buah 3,1 mm pada konsentrasi 50% dan 60%. Ekstrak daun mengkudu memiliki LDH 2,5 mm pada konsentrasi 60%.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

fitofarmaka

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology

Description

FITOFARMAKA mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan farmasi, Kimia Farmasi, dan bidang Fitokimia serta akan dipublikasikan secara online. Publikasi secara elektronik akan menambah kekayaan informasi dan pengetahuan ilmiah terutama dari penelitian. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, ...