Abstrak Hubungan kekuasaan antara partai politik dan konstituen mereka di Indonesia pada masa reformasi menunjukkan pola hubungan kekuasaan yang tidak setara di mana partai-partai politik cenderung memiliki hubungan kekuasaan struktural untuk konstituen mereka. Sumber kekuasaan struktural terutama berasal dari penguasaan informasi, pengetahuan, nilai-nilai, ide-ide, baik dalam akses terhadap sumber daya dan saluran distribusi. Pendidikan politik tidak dilakukan oleh partai politik dengan baik, memperkuat model hubungan kekuasaan. Kata Kunci: relasi kekuasaan, kekuasaan struktural, pendidikan politik
Copyrights © 2013