Perencanaan kapasitas berhubungan dengan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan produk dalam memenuhi demand dari pelanggan. Beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan agar dapa memenuhi demand konsumennya adalah pengukuran standart waktu kerja yang juga memperhitungkan performance rating dan allowance time setiap pekerja. allowance time digunakan untuk memberikan fleksibilitas dalam menghadapi kondisi â kondisi seperti kebutuhan personal yang bersifat pribadi, dan faktor kelelahan. Untuk memenuhi lonjakan permintaan perbaikan trafo, PT Mulya Jatra pada proses produksi khususnya final assembly baik pada jenis rekondisi maupun preventive maintenance maka dibutuhkan perencanaan kapasitas produksi. Perhitungan kapasitas waktu yang efektif dimulai dengan menentukan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku terlebih dahulu. Waktu baku merupakan waktu yang dibutuhkan oleh seorang pekerja yang memiliki tingkat kemampuan rata â rata untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Waktu baku kemudian dapat digunakan sebagai alat untuk membuat rencana penjadwalan kerja yang menyatakan lamanya suatu kegiatan tersebut harus berlangsung dan jumlah output yang akan dihasilkan serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Perencanaan ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk memenuhi lonjakan demand untuk perbaikan trafo pada PT Mulya Jatra.
Copyrights © 2013