Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika yang mendapatkan pembelajaran dengan model kooperatif tipe NHT lebih baik daripada siswa dengan kooperatif tipe STAD pada materi segitiga. Populasinya siswa kelas VII SMP Negeri 2 Karanggayam. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B sebagai eksperimen I dan VII C sebagai eksperimen II. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan tes. Tes instrument di uji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji keseimbangan. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji t didapat sebesar 0,929 dan sebesar 1,960 dengan taraf signifikansi 0,05. < , dengan DK = maka DK (daerah kritik) yang menyebabkan H0 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika materi segitiga menggunakan model kooperatif tipe NHT lebihi baik dibandingkan prestasi belajar matematika menggunakan model kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Karanggayam. Kata kunci: prestasi belajar, NHT, STAD
Copyrights © 2015