Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa yang menggunakan cooperative learning tipe jigsaw lebih baik dibanding ekspositori. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Salaman yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian berjumlah 3 kelas menggunakan cluster random sampling. Intrumen pada penelitian ini adalah tes kemampuan menyelesaikan soal cerita. Intrumen penelitian telah memenuhi syarat yaitu tingkat kesukaran, daya pembeda, reliabilitas, dan uji hipotesis. Analisis data pada penelitian ini adalah statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: H0 ditolak berarti bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa yang menggunakan cooperative learning tipe jigsaw lebih baik dibanding ekspositori. Kata kunci: soal cerita, jigsaw, ekspositori
Copyrights © 2017