ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 5, No 1 (2014): ADITYA

Tradisi Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap

Linda Sefianti (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2014

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) proses pelaksanaan Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, (2) makna simbolik (ubarampe)  yang terdapat dalam acara Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, dan (3) nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Tempat penelitian dilakukan di Desa Karangmangu kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, waktu penelitian mulai bulan Januari 2014 sampai Juli 2014. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, datanya dikumpulkan, dideskrisikan, kemudian dianalisis prosesi, makna simbolik, dan nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Sumber data dan data yang dikaji dalam penelitian ini yaitu, pemain Begalan, dan seniman di Desa Karangmangu. Data yang diambil berupa data lisan didapatkan dari wawancara dengan narasumber. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi tak terstruktur, teknik wawancara, teknik dokumentasi yang berwujud foto-foto, video Begalan, dan rekaman hasil wawancara dengan narasumber. Sumber data dibagi menjadi sumber data primer yaitu pemain Begalan, dan informan lain yang mengetahui tentang tradisi Begalan, sumber data sekunder berwujud buku-buku, rekaman, foto-foto, data monografi, serta referensi yang relevan dengan penelitian ini Data dibagi menjadi data primer berupa hasil wawancara dengan narasumber, data sekunder berupa keterangan-keterangan dari buku-buku, rekaman, foto-foto, data monografi, serta referensi yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, (1) proses pelaksanaan Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap terdiri dari dua tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan, (2) makna simbolik (ubarampe) yang terdapat dalam acara Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap yaitu makna simbolik pikulan, enthong, kukusan, siwur, munthu, ciri, pari, tebu, ilir, wlira, kendhil, irus, iyan, cepon, kalo, tampah, ikrak, kembang telon, godhong salam, godhong waluh, sapu sada, kuwali, kekeb, dan (3) nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Begalan di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap yaitu nilai pendidikan Ketuhanan (religius), nilai pendidikan moral, dan nilai pendidikan sosial atau kemasyarakatan.   Kata kunci: Begalan, folklor, Karangmangu

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...