ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 5, No 5 (2014): ADITYA

Perubahan Cara Pandang Masyarakat Terhadap Mitos dalam Tradisi Bersih Makam Ki Hajar Welaran di Gunung Paras Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen

Siti Masriyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2014

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mendeskripsikan bentuk upacara tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran di gunung Paras Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen; (2) mendeskripsikan mitos dalam tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran di Gunung Paras Desa Karangsambung Kabupaten Kebumen; (3) mendeskripsikan perubahan cara pandang masyarakat terhadap mitos dalam tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran di gunung Paras Desa Karangsambung Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wujud data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah informasi yang berkaitan dengan mitos dalam tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran, kemudian data tersebut dianalisis dengan cara mereduksi, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan untuk selanjutnya disimpulkan. Dalam menyajikan hasil analisis data, penulis menggunakan tehnik informal yaitu hasil analisis yang berupa deskripstif dari hasil analisis data. Hasil analisi dapat disimpulkan bahwa (a) Bentuk tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran yaitu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkah kebahagiaan dan ketentraman bagi masyarakat Desa Karangsambung yang ditunjukan dengan ziarah makam Ki Hajar Welaran sebagai tanda penghormatan masyarakat desa Karangsambung, (b) Mitos dalam tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran: tidak boleh menyembelih hewan pada hari Senin, Perempan tidak boleh ke makam Ki Hajar Welaran, masyarakat Karangsambung dan Banioro tidak boleh menikah, (c) masyarakat di desa Karangsambung Kabupaten Kebumen telah mengubah apa yang telah menjadi mitos dalam upacara tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran, yaitu seorang wanita boleh ziarah ke makam Ki Hajar Welaran dan masyarakat Banioro-Karangsambung meninggalkan ritual dalam tradisi pernikahan perubahan cara pandang masyarakat dalam tradisi bersih makam Ki Hajar Welaran di Gunung Paras desa Karangsambung disebabkan oleh banyak faktor yaitu kemajuan zaman, perkembangan teknologi, pengalaman baru dan pengetahuan baru.   Kata Kunci: Mitos, perubahan cara pandang masyarakat

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...