ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 6, No 4 (2015): ADITYA

Analisis Kohesi Gramatikal dan Leksikal dalam Novel Wulandari Karya Yunani

Rohadi Alfaris (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 May 2015

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud penanda kohesi gramatikal antarkalimat yang terdapat dalam novel Dokter Wulandari karya Yunani; (2) wujud penanda kohesi leksikal antarkalimat yang terdapat dalam novel Dokter Wulandari karya Yunani. Teori yang menjadi acuan untuk mengungkapkan mengenai praktik analisis wacana dalam penelitian ini adalah Sumarlam dalam bukunya Teori dan Praktek Analisis Wacana (2010).Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian novel Dokter Wulandari karya Yunani yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, Jakarta tahun 1987. Objek dalam penelitian ini adalah aspek kebahasaan khususnya kajian penanda kohesi gramatikal dan leksikal dalam novel Dokter Wulandari karya Yunani. Instrumen Penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah peneliti sendiri yang dilengkapi dengan buku-buku tentang wacana, buku-buku penunjang yang berkaitan dalam penelitian dan nota pencatat data. Teknik pengumpulan data digunakan teknik simak, teknik pustaka, dan teknik catat. Dalam teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik penyajian analisis data digunakan metode penyajian informal. Hasil dari penelitian terhadap Analisis Kohesi Gramatikal dan Leksikal dalam Novel Dokter Wulandari yaitu adalah: (1) wujud penanda kohesi aspek gramatikal meliputi: reference (pengacuan) terdiri dari pengacuan persona I, pengacuan persona II, dan pengacuan persona III; pengacuan demonstratif terdiri dari demonstratif waktu dan tempat; pengacuan komparatif; substitution (penyulihan); ellipsis (pelepasan) dan conjungtion (perangkaian) yang terdiri dari konjungsi urutan, konjungsi penambahan, konjungsi subordinatif, konjungsi pilihan, konjungsi pertentangan, konjungsi konsesif, konjungsi sebab-akibat, konjungsi tujuan, dan konjungsi waktu; (2) wujud penanda kohesi aspek leksikal meliputi: repetisi (pengulangan) yang ditemukan yaitu repetisi epizeuksis, repetisi anadiplosis, repetisi simploke dan repetisi epistrofa; sinonim (persamaan kata); antonim (lawan kata); kolokasi (sanding kata) dan ekuivalensi. Kata kunci: Kohesi gramatikal, leksikal, novel Dokter Wulandari

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...