ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 7, No 1 (2015): ADITYA

Etika Hidup Orang Jawa dalam Cerbung Garising Pepesthen Karya Suroso BC.HK. Majalah Penjebar Semangat Tahun 2012 Episode 1-5

Sri Iriyanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2015

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur sastra cerbung Garising Pepesthen karya Suroso,BC.HK meliputi tema, alur, Latar (setting) , tokoh dan penokohan, serta amanat; (2) etika hidup orang Jawa dalam cerbung Garising Pepesthen” karya Suroso,BC.HK menggunakan  teori yang diungkapkan oleh Widyawati,wiwik. Etika hidup orang Jawa dalam penelitian ini adalah merupakan Filsafat hidup orang Jawa berdasarkan kalimat-kalimat yang ber-falsafah Jawa yaitu seperti eling, pracaya dan mituhu tiga hal tersebut yang harus dilaksanakan setiap hari oleh manusia, yang dasarnya yaitu ajaran-ajaran etika dalam Serat Sasangka Jati yang telah digunakan oleh R.Sunarto. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita bersambung Garising Pepesthen , dan data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan cerita peristiwa yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari, cerita bersambung Garising Pepesthen. Selain itu, juga berupa kutipan-kutipan cerita yang mengandung makna. Teknik  pengumpulan data dilakukan dengan teknik catat dan pustaka. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument yang dibantu buku tentang teori sastra, serta kartu pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis atau analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal.  Hasil penelitian dari cerita bersambung ini menunjukkan bahwa (1) struktur cerita dalam cerita bersambung Garising Pepesthen dalam majalah Penjebar Semangat adalah tema, alur, tokoh dan penokohan, dan latar, amanat. Tema dalam cerita bersambung Garising Pepesthen tersebut tentang kisah dokter yang kandas untuk berjodoh karena suratan takdir. Alur dalam cerbung Garising Pepesthen sorot balik. Latar/setting terdapat di kota Negara Bali, rumah gedung desa Kethuthuk, UGM, Jl.Magelang, Pakuningratan, Prambanan, Banyumas, Paviliun, Hotel, Kaliurang, Jakarta, Pantai Cupel, Candi Kesuma. Tokoh dan penokohan terdiri dari tokoh utama yaitu Anggun Wibawa dan penokohannya ramah dan mudah bergaul, selalu ingat nasehat ibu, sopan dan Endah Ratriningsih dan penokohannya mudah bergaul, menarik hati, menghargai orang tua, tokoh tambahan, Pak Hardiman, Ibu Soesanti, Ni Luh Lusiningtyas dan Pak Harsa. Selanjutnya (2) etika hidup orang Jawa (a) eling, (b) pracaya,(c) mituhu, (d) Rila, (e) narima, (f) temen, (g) sabar, (h) budi luhur; dan  makna cerita bersambung Garising Pepesthen karya Suroso,Bc.HK adalah tentang pesan-pesan pengarang yang berhubungan dengan masalah kehidupan yang dialami oleh manusia.   Kata kunci : etika hidup, struktural, cerita bersambung

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...