ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 11, No 1 (2017): ADITYA

Mitos Cerita Makam Gagak Handoko di Gunung Damar Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo

Shindy Avianita (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2017

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan versi cerita Gagak Handoko di masyarakat Loano, (2) mendeskripsikan mitos Gagak Handoko di masyarakat Loano, (3) mendeskripsikan fungsi mitos cerita Gagak Handoko di masyarakat Loano.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Sumber data diperoleh dari informan yang mengetahui benar data yang diperlukan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) observasi terstruktur, yaitu observasi yang telah dirancang secara sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan dimana tempatnya, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi metode.Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) simpulan melalui pelukisan dan verifikasi, dan teknik penyajian hasil analisis dalam penelitian ini digunakan teknik informal.Hasil penelitian adalah, (1) versi mitos yaitu versi cerita dari versi tersebut peneliti simpulkan Gagak Handoko putera dari Raden Tumenggung Gagak Kumitir III, dan beliau sangat dihormati lantaran pernah menjadi senopati pendamping Pangeran Diponegoro, dan sangat berjasa di tanah Loano. (2) mitos cerita Gagak Handoko meliputi (a) Mitos pemberian sesaji saat memanen padi disebut pok-kecopok,(b) Mitos harus menyudahi segala aktivitas menjelang waktu sholat, (c) Mitos munculnya burung perkutut atau ayam hutan yang tidak boleh diganggu atau di tembak, (d) Mitos tidak boleh mencicipi masakan untuk caos dhahar, (f) Mitos sendang kepuh yang airnya tidak pernah surut dan dipercaya membawa berkah, menyembuhkan segala macam penyakit, dan membuat awet muda, (g) Mitos tidak boleh mengambil bata bekas Kadipaten Gagak Handoko, (h) Mitos warga Dusun Jogotamu dan Cuweran di larang mengambil bambu, kayu atau tumbuh-tumbuhan di Dusun Turusan. (3) Fungsi mitos Gagak Handoko meliputi sebagai proyeksi masyarakat, sebagai alat pengesahan kebudayaan, sebagai alat pendidikan, sebagai budaya dan pariwisata.Kata kunci: Mitos, cerita Gagak Handoko

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...