ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 11, No 1 (2017): ADITYA

Pandangan Masyarakat terhadap Upacara Tolakan di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo

Wahid Ibnu Purwanto (Universitas Muhammadiyah Purworejo)



Article Info

Publish Date
20 Sep 2017

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) prosesi upacara tolakan, (2) makna simbolik sesaji yang digunakan dalam upacara tolakan, dan (3) pandangan masyarakat dari segi agama, pendidikan, dan kebudayaan pada upacara tolakan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa informasi tentang upacara tolakan. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri (participant observer). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif. Teknik penyajian data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan (1) prosesi upacara tolakan meliputi: (a) bersih lokasi dan pembuatan sesaji, (b) pembakaran dupa, (c) pembacaan mantra-mantra dan do’a, (d) ngalap berkah, (e) surak-surak, (2) makna simbolik sesaji yang digunakan meliputi: (a) kembang telon mempunyai makna agar manusia meraih tiga kesempurnaan dan kemuliaan hidup yaitu kaya materi, kaya ilmu, kaya kekuasaan, (b) bubur mempunyai makna sebagai peringatan kepada cucu Nabi Muhammad Saw yaitu Hasan, Husen dan juga sebagai lambang asal mula diri manusia yaitu dari ayah dan ibu, (c) dupa atau kemenyan mempunyai makna sebagai perantara interaksi antara dunia nyata dan dunia gaib, (d) sega kenong mempunyai makna sesaji slametan setiap masing-masing anggota keluarga, (e) takir mempunyai makna dalam mengarungi bahtera kehidupan harus menata diri dengan menata pikiran karena laju perjalanan bahtera selalu terombang-ambing mengikuti gelombang kehidupan, (f) lauk dan pelengkap merupakan pelengkap sesaji upacara tolakan,  (3) pandangan masyarakat terhadap upacara tolakan dalam segi agama bahwa pelaksanaannya tetap tertuju kepada Allah Swt, dalam segi pendidikan terdapat beberapa nilai diantaranya nilai pendidikan budaya, pelestarian tradisi, dan pendidikan sosial, dalam segi kebudayaan upacara tolakan merupakan sebuah tradisi untuk memperpanjang atau nguri-uri budaya Jawa.   Kata Kunci: upacara tolakan

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...