Jurnal Akuakultur Indonesia
Vol. 6 No. 1 (2007): Jurnal Akuakultur Indonesia

Sex Reversal of Red Tilapia (Oreochromis sp.) by Larval Immersion using Aromatase Inhibitor

Sudrajat, M. Agus (Unknown)
Astutik, I.D. (Unknown)
Arfah, H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2007

Abstract

This study was performed to verify the effect of red Nile tilapia (Oreochromis sp.) larval immersion using aromatase inhibitor (1,3-Diaza-2,4-Cyclopentadience) on percentage of male fish.  Nine-day-old of Nile tilapia larva was immersed in aromatase inhibitor at the dose of 0, 10, 20 and 30 mg/L water for 10 hours.  Number of larva immersed was 100 fish per treatment.  The results of study indicated that immersing of 9-day-old larva for 10 hours was ineffective in producing male fish. The highest male percentage was 59.5% at the dose of 20 mg/L, and statistically similar with other treatments including control.  However, this treatment has possibility to produce hermaphrodite, and had no effect on survival of fish. Keywords: red Nile tilapia, Oreochromis, Aromatase Inhibitor, immersion   ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek perendaman ikan nila merah (Oreochromis sp.) menggunakan aromatase inhibitor (1,3-Diaza-2,4-Cyclopentadience) terhadap persentase ikan jantan.  Larva ikan nila umur 9 hari direndam dengan aromatase inhibitor dengan dosis 0, 10, 20 dan 30 mg/L air selama 10 jam.  Jumlah larva yang direndam sebanyak 100 ekor per perlakuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman pada fase larva umur 9 hari selama 10 jam terbukti kurang efektif untuk menghasilkan ikan jantan. Persentase jantan tertinggi hanya mencapai 59,5% dengan dosis 20 mg/L aromatase inhibitor dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya termasuk kontrol. Namun perlakuan tersebut berpeluang menghasilkan individu hermaprodit, dan tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan. Kata kunci: ikan nila merah, Oreochromis, Aromatase Inhibitor, perendaman

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

jai

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Akuakultur Indonesia (JAI) merupakan salah satu sarana penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian serta kemajuan iptek dalam bidang akuakultur yang dikelola oleh Departemen Budidaya Perairan, FPIK–IPB. Sejak tahun 2005 penerbitan jurnal dilakukan 2 kali per tahun setiap bulan ...