Jurnal Akuakultur Indonesia
Vol. 8 No. 2 (2009): Jurnal Akuakultur Indonesia

Isolation and Identification of Pathogenic Proteolytic Bacteria from External Body Part of GIFT Tilapia Oreochromis niloticus

Wahjuningrum, D. (Unknown)
Mayasari, L. (Unknown)
Mubarik, N.R. (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2009

Abstract

The aims of this research were to isolate and identify pathogenic proteolytic bacteria from external body part of GIFT tilapia and to study the role of the selected bacteria. Twenty bacterial isolates that were incubated at room temperature (25-27ºC) revealed proteolytic activity in nutrient agar containing 0.5% skimmed milk. Staphylococcus sp strain T.c2 and Necromonas sp.strain T.s2 isolates from infected tilapia  were selected based on the proteolytic index.  Postulat Koch test showed that Necromonas sp. strain T.s2. was pathogenic bacteria for tilapia and has a high value of proteolytic index. Keywords : Tilapia, Oreochromis niloticus, proteolytic bacteria, pathogen.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri  proteolitik patogen dari bagian eksternal ikan nila strain GIFT serta untuk mempelajari peranan dari bakteri proteolitik terpilih.  Duapuluh isolat bakteri yang diinkubasi pada suhu ruang (25-27ºC) menunjukkan aktivitas proteolitik dalam media agar yang mengandung 0,5% susu skim. Berdasarkan indeks proteolitik tertinggi, diidentifikasi dua isolat yaitu Staphylococcus sp. strain T.c2 dan Necromonas sp. .strain T.s2 dari ikan nila yang terinfeksi.  Uji Postulat Koch menunjukkan bahwa isolat Necromonas sp.strain T.s2  bersifat patogen bagi ikan nila dan memiliki indeks proteolitik yang tinggi. Kata kunci : Ikan nila, Oreochromis niloticus, bakteri proteolitik, patogen.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

jai

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Akuakultur Indonesia (JAI) merupakan salah satu sarana penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian serta kemajuan iptek dalam bidang akuakultur yang dikelola oleh Departemen Budidaya Perairan, FPIK–IPB. Sejak tahun 2005 penerbitan jurnal dilakukan 2 kali per tahun setiap bulan ...