Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Hortikultura Indonesia

Induksi Multiplikasi Tunas Anthurium Wave of Love (Anthurium plowmanii) secara In Vitro

Nurul Khumaida (Departemen Agronomi dan Hortikultura – Fakultas Pertanian- Institut Pertanian Bogor)
Riyanti Catrina H S (Unknown)
Dewi Sukma (Departemen Agronomi dan Hortikultura – Fakultas Pertanian- Institut Pertanian Bogor)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2015

Abstract

ABSTRACTAnthurium plowmanii  is one of leafy  ornamental plants known as anthurium  Wave of Love. This plant has a unique characteristic including wave along the leaf  side. The aim of this research was to analyze the effect of basic media composition and BAP concentration on  in vitro  shoot multiplication of Anthurium. Sterile young shoot of Anthurium was used as explant. Three basic media composition including MS, ½MS, and Hyponex and its  combination  with  0.00  µM  BAP,  2.22  µM,  6.66  µM,  and  13.32  µM  were  used  as  treatments.  The  result showed that the best medium to induce shoot multiplication were MS + 6.66 µM BAP and ½MS + 13.32 µM BAP which produced 10.4 and 10.3 shoots respectively, higher than   other treatments. Medium  MS + BAP 13.32 µM    decreased  the  time  of  shoot  initiation.   This  medium  was  useful  for  shoot  multiplication  of  Anthurium plowmanii.Key words: shoot, multiplication, BAP, MS, Hyponex medium, Anthurium ‘Wave of Love’ABSTRAKAnthurium  plowmanii  adalah  tanaman  hias  daun  yang  dikenal  dengan  nama  ‘Gelombang  Cinta’. Tanaman ini memiliki karakteristik unik, yakni gelombang spanjang tepi daun. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh dari komposisi media dan konsentrasi BAP terhadap multiplikasi tunas Anthurium  secara in  vitro.  Eksplan  yang  digunakan  adalah  tunas  Anthurium     yang  sudah  disterilisasi.  Tiga  media  dasar  yang digunakan meliputi MS, ½ MS, dan Hyponex dan dikombinasikan dengan BAP sebesar 0.00 µM, 2.22 µM, 6.66µM, dan 13.32 µM sebagai perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa media terbaik untuk multiplikasi tunas adalah MS + 6.66 µM BAP and ½MS + 13.32 µM BAP yang masing-masing menghasilkan 10.4 dan 10.3 tunas. Hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Media MS + 13.32 µM BAP mampu mengurangi waktu inisiasi tunas. Media ini dapat berguna untuk multiplikasi tunas Anthurium plowmanii.Kata kunci: tunas, multiplikasi, BAP, MS, Hyponex, Anthurium ‘Gelombang Cinta’

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jhi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) merupakan media untuk publikasi tulisan ilmiah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris yang berkaitan dengan berbagai aspek dalam bidang hortikultura. Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) terbit tiga kali setahun (April, Agustus, dan ...