Jurnal Bestari
No 28 (1999)

AGAMA SEBAGAI JALAN DEMOKRATISASI (TELAAH ATAS KAIDAH DEMOKRASI KUNTOWIJOYO)

Suyoto, Suyoto (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Apr 2016

Abstract

Bagi Kuntowijoyo, demokrasi adalah keseimbangan antara pementingan idividu dan msayarakat . Sedangkan rasionalisme tidak diakui karena menolak wilayah Tuhan. Sementara demokrasi tidak boleh melampaui hak Tuhan. Namun, demokrasi memberikan kewenangan cukup pada manusia untuk mengelola kehidupan. Ini sangat berbeda dengan pemikir lain (seperti Maududi atau Ebenstein). Perspektif inilah yang melekat pada diri Kuntowijoyo sehingga disebut memiliki paham teodemokrasi.

Copyrights © 1999