Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas doramectin dalam pengobatan skabies pada kucing. Penelitian menggunakan kucing yang menderita skabies dengan infestasi terbatas pada daerah kepala sebanyak 15 ekor, dibagi dalam 3 kelompok masing-masing 5 ekor. Kelompok I, II dan HI berturut-turut diinjeksi subkutan doramectin dengan dosis 150 [tg, 200 pg dan 250 ug/kg berat badan. Pengobatan diulang apabila kucing masih menunjukkan positif adanya tungau pada pemeriksaan mikroskopis. Perkembangan penyakit diamati sampai 2 minggu setelah pengobatan. Peng,amata.n meliputi perubahan lesi pada kulit, hasil pemeriksaan kerokan kulit secara mikroskopis, dan gambaran darah sebelum dan sesudah pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 150 µg/kg BB tidak efektif mengatasi skabies pada kucing, sedang dosis 200 p.g/kg dan 250 ug efektif membasmi skabies pada kucing. Doramectin dosis 200 1./g/kg berat badan dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengobatan skabies pada kucing.
Copyrights © 2002