Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
Vol 1, No 1 (2012): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 3 2012

PENGARUH KADAR AIR DAN KEDALAMAN ELEKTRODA BATANG TUNGGAL TERHADAP TAHANAN PEMBUMIAN PADA TANAH LIAT

. Wahyono (Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan: Prof. H. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang E mail: wahyono.haji@yahoo.co.id)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2012

Abstract

Sistem pembumian yang baik adalah suatu sistem yang memenuhi peryaratan  instalasi yang berlaku. Nilai tahanan pembumian (grounding)  dipengaruhi oleh bentuk elektroda, tahanan jenis tanah, kedalaman penanaman elektroda dan lain sebagainya. Sedangakan tahanan jenis tanah juga dipengaruhi oleh struktur  tanah, Pengaruh temperatur, pengaruh gradien tegangan, pengaruh besarnya arus, pengaruh kandungan air dan pengaruh kandungan bahan kimia. Bagaimana  menurunkan tahanan pembumian dengan elektroda batang pentanah pada tanah liat. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh nilai tahanan pembumian  terhadap kedalaman penanaman elektroda dan jenis tanah. Sistem kelistrikan supaya aman terhadap gangguan yang terjadi dan untuk membantu perencana yang akan  memasang elektroda pembumian maka perlu diadakan penelitian tentang pembumian.  Metode pengukuran dengan menggunakan elektroda batang, sistem pengukurannya dengan tiga titik dan  alat ukur digital earth resistance tester tool Statistical Process Control (SPC). Hasil penelitian ini menampilkan pengaruh kadar air terhadap tahanan pembumian dan  menurunkan tahanan pembumian dengan menambah kedalaman elektroda  pada tanah liat. Tahanan pembumian pada tanah liat dicapai 4,7 Ω pada kedalaman 225 cm dan kadar air 49,8 %.   Kata kunci : grounding, elektroda, kadar air

Copyrights © 2012