Penelitian dilakukan pada departemen Workshop Engineering PT Djarum Kudus, yang berperan penting dalam penyediaan komponen (spare part) bagi departemen pre process secondary untuk produksi rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin). Permasalahan utama pada departemen Workshop Engineering adalah pada mesin CNC MA-1 yang hanya mampu beroperasi sebesar 61,76% dari total waktu jam kerja. Untuk mendapatkan akar utama permasalahan serta memberikan usulan perbaikan maka dilakukan analisa terhadap Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin tersebut. OEE membagi performa dari manufaktur menjadi tiga komponen yang diukur yaitu Availability, Performance, dan Quality Rate. Tiap komponen menunjuk pada aspek proses yang ditargetkan untuk dilakukan improvement. Hasil perhitungan OEE pada mesin CNC MA-1 adalah sebesar 41,35% yang masih berada di bawah target internal perusahaan 70% apalagi dengan target World Class OEE yaitu 85%. Hal ini membuat ruang yang lapang untuk melakukan improvement yang diprioritaskan terhadap kontribusi nilai OEE terendah dari target internal yaitu komponen performancy. Dengan menggunakan diagram pareto dan fishbone diagram didapatkan akar permasalahan utama turunnya kecepatan adalah karena pengerjaan hard material serta search tool. Kata kunci: maintenance, OEE, TPM, workshop engineering
Copyrights © 2013