Tingginya angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,4% merupakan angka tertinggi di wilayah regional asia tenggara, penyabab utamanya katarak, salah satu jenis katarak adalah katarak senilis yang terbagi dalam empat tingkatan yaitu insipien, imatur, matur, hipermatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pekrjaan, tempat tinggal, konsumsi zat gizi dengan tingkat kematangan katarak . Jenis penelitian ini adalah cross sectional, populasi adalah penderita katarak 517 diambil sampel sebanyak 89 orang secara simple random sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Analisa data memakai uji Chi Square( X2) dan dilanjutkan dengan koefisien kotingensi dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan persentase tertinggi penderita katarak senilis adalah pekerja lapangan (65%), bertempat tinggal di dataran rendah (61%). Terdapat hubungan pekrjaan dengan tingkat kematangan katarak senilis, ada hubungan tempat tinggal dengan tingkat kematangan katarak senilis. Disarankan untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat khususnya lansia mengenai, pekrjaan, tempat tinggal yang berhubungan dengan tingkat kematangan katarak senilis Kata kunci : Pekerjaan, tempat tinggal, katarak senilis
Copyrights © 2013