Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013

HUBUNGAN PEKERJAAN TEMPAT TINGGAL DENGAN TINGKAT KEMATANGAN KATARAK

Didik Wahyudi (STIKES Widya Husada Semarang Jl. Subali Raya No. 12 Krapyak, Semarang 50244)
Rinayati Rinayati (STIKES Widya Husada Semarang Jl. Subali Raya No. 12 Krapyak, Semarang 50244)
Ambar Dwi Erawati (STIKES Widya Husada Semarang Jl. Subali Raya No. 12 Krapyak, Semarang 50244)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2013

Abstract

Tingginya angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,4% merupakan angka tertinggi di wilayah regional asia tenggara, penyabab utamanya katarak, salah satu jenis katarak adalah  katarak  senilis  yang  terbagi  dalam  empat  tingkatan  yaitu  insipien,  imatur, matur,  hipermatur.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan pekrjaan,  tempat  tinggal,    konsumsi  zat  gizi  dengan  tingkat  kematangan  katarak  . Jenis  penelitian  ini  adalah  cross  sectional,  populasi  adalah  penderita  katarak  517 diambil  sampel  sebanyak  89  orang  secara  simple  random sampling  yang  sesuai dengan  kriteria  inklusi.  Analisa  data  memakai  uji  Chi  Square(  X2)  dan  dilanjutkan dengan  koefisien  kotingensi  dengan  tingkat  kepercayaan  95%.  Hasil  penelitian menunjukkan  persentase  tertinggi  penderita  katarak  senilis  adalah pekerja  lapangan (65%), bertempat  tinggal  di  dataran  rendah  (61%). Terdapat  hubungan  pekrjaan dengan  tingkat  kematangan  katarak  senilis,    ada  hubungan tempat  tinggal dengan tingkat  kematangan  katarak  senilis.   Disarankan  untuk  penyebar  luasan  informasi kepada  masyarakat  khususnya  lansia  mengenai,  pekrjaan,  tempat  tinggal  yang berhubungan dengan tingkat kematangan katarak senilis Kata kunci  :  Pekerjaan, tempat tinggal, katarak senilis

Copyrights © 2013