Kota Denpasar memiliki jumlah catatan kasus pelecehan seksual pada anak paling tinggi diantara kasus-kasusyang lain berdasarkan data yang dirilis oleh dinas Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak(P2TP2A).Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Denpasar juga mendapat pengaduan dari pihakanak yang menjadi korban pelecehan seksual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptifinterpretatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor ekonomi dan sosial, yaitu kemiskinan,tingkat pendidikan, media sosial, dan kondisi keluarga yang berperan terhadap terjadinya pelecehan seksual padaanak yang berumur di bawah 18 tahun.Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kasus pelecehan seksual pada anakterjadi pada kalangan masyarakat menengah kebawah, tingkat pendidikan pelaku hanya sebatas sekolah menengahatas, peran media sosial sangat mempengaruhi terjadinya kasus ini karena dapat membentuk kepribadian seseorang,dan kondisi keluarga dari korban sebagian besar adalah keluarga dengan orang tua bercerai. Kondisi keluarga daripelaku adalah banyak yang tinggal sendiri atau terpisah dengan keluarga.
Copyrights © 2017