Nirmana
Vol 3, No 2 (2001): JULY 2001

PEREMPUAN DAN IKLAN: SEBUAH CATATAN TENTANG PATOLOGI IDEOLOGI GENDER DI ERA KAPITAL

Kasiyan, Kasiyan (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2004

Abstract

Observing commercial ads attentively from gender perspective in mass media in capitalism era%2C it will soon prove empirically the gloomy side of ‘capital economic politics’ which is existing revolutionarily and globally in this era that is when ads media%2C turning out to be the most effective profit making machine%2C has far poked the sensitivity of gender injustice%2C particularly on women. When commercial ads expression almost always ‘use’ women decoratively within a big narration%2C not far from stereotype exploitation on womanhood of women%2C women’s dignity has been incredibly retrenched. Because of this%2C many times%2C their beings are recognized negatively. The remaining embodiment is conceived as merely an object being prone to victims due to low bargaining power she holds. Therefore%2C it is compelling and crucial to raise the issue on reconstructing universal awareness%2C trying to clear up the gender ideology expression in libidinal economic era%2C hence it can be dug out as an alternative outlet/release and collective attitude towards absurd gender ideology. The following article is attempting to approach the addressed issue that from certain diametrical%2C will sharpen ads reality and mass media as a gender regime and some conceptions from macro-paradigmatic. Abstract in Bahasa Indonesia : Menyimak cermati perihal wacana iklan komersial di media massa di era kapital dari perspektif gender%2C maka akan segera memberikan bukti empiris perihal satu sisi buram dari warna ‘politik ekonomi kapital’ yang amat revolutif dan mengglobal keberadaannya di saat ini%2C yakni ketika wacana iklan sebagai salah satu mesin profit komoditas yang paling efektif%2C ternyata telah terlampau jauh menyinggung sensitivitas ketidakadilan gender%2C terutama bagi kaum perempuan. Ketika ekspresi iklan komersial yang ada hampir selalu ‘memakai’ dekoratif perempuan dengan segala narasi besarnya%2C yang tak pernah jauh dari makna eksploitasi stereotipi ‘keperempuanan’ perempuan%2C maka ketika itu pula perempuan sebagai insani sudah demikian jauh tereduksi harkatnya%2C dan oleh karenanya kerap kali menjadi ternegasikan keberadaannya. Ejawantahan yang tersisa kemudian hanyalah tinggal maknawi perempuan sebatas sebagai objek yang akan senantiasa rentan terhadap terminologi korban%2C karena teramat rendahnya gravitasi tawar yang bisa ia (perempuan) genggam. Oleh karena itu merupakan sesuatu yang amat mendesak dan krusial kiranya%2C keberadaan sebuah konstruksi kesadaran baru bersama%2C yang mencoba menjernihi ekspresi ideologi gender dalam era ekonomi libidinal ini%2C sehingga akan dapat digali berbagai alternasi outlet/pelepasan serta penyikapan kolektif bagi kenyataan ideologi gender yang absurd tersebut. Tulisan berikut berupaya untuk mendekatkan dengan hal dimaksud%2C dalam artian pada diametrikal tertentu akan mencoba memberikan penajaman perihal realitas iklan dan media massa sebagai rezim gender dan beberapa konsepsional dari perspektif yang makro-paradigmatik. women%2C advertisement%2C gender ideology.

Copyrights © 2001






Journal Info

Abbrev

dkv

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

NIRMANA Jurnal Deskomvis aims to: Promote a comprehensive approach to visual communication design incorporating viewpoints of different diciplines Strenghten academic exchange with other institution. Encourage designer, practicing, academic and others to conduct research and other similar ...