PROSIDING SEMINAR NASIONAL
2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis

PEMAHAMAN KONSEP PERENCANAAN STRATEJIK BAGI KEPALA SUBSEKSI KB DAN PERANAN WANITA DI DINAS KESEHATAN DATI II SE JAWA TENGAH TAHUN 1997-1998

Siti Amaliah (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2008

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan pengetahuan dan sikap terhadap konsepperencanaan stratejik bagi kepala Subsi KB dan Peranan Wanita. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor pada input, proses dan output yang berkenaan dengan pemahaman konsep perencanaan stratejik Ka Subsi KB dan Peranan Wanita di Dinas Kesehatan Dati II se Jawa Tengah pada tahun 1997-1998.Penelitian ini bersifat diskriptif kualitatif dengan pendekatan rancanganbelah litang, dengan unit analisis Ka Subsi KB dan Peranan Wanita di Dinas Kesehatan Dati II, dengan subyek penelitian yaitu 35 Ka Subsi KB dan Peranan Wanita di Dinas Kesehatan Dati II sebagai responden. Pelaksanaan penelitian di lingkungan Propinsi Jawa Tengah meliputi 35 Dati II, terdiri dari 29 Kabupaten dan 6 Kotamadia. Alat pene;itian menggunakan kuisioner terbuka. Data dikumpulkan dengan cara mengedarkan kuisioner kepada 35 responden untuk diisi kemudian dengan wawancara mendalam kepada 6 responden terpilih, menggunakan bantuan kuisioner serta pengamatan langsung dokumen hasil kegiatan responden.Penelitian ini menunjukkan karakteristik Ka Subsi KB dan PerananWanita kurang baik, belum didukung dengan pelatihan perencanaan danpelatihan teknis yang memadai, budaya kerja kurang disiplin; sebagian sarana kurang, yaitu penyajian data, alat tulis kantor, transportasi, protap dan pemanfaatan kepustakaan, serta dana; dukungan atasan kurang mendukung konsep perencanaan stratejik; hanya sebagian kecil responden yang memahami konsep perencanaan stratejik; pngetahuan didapat dari atasannya; sebagian kecil dokumen perencanaan dengan dasar konsep perencanaan stratejik.Saran: Ka Subsi KB dan Peranan Wanita perlu peningkatan pendidikan,rotasi jabatan, kursus, dan pelatihan yang dibutuhkan; pelaksanaan disiplin lebih baik; memperhatikan ketersediaan data; sosialisasi konsep perencanaan streatejik; alokasi anggaran disesuaikan kebutuhan.Kata kunci: pemahaman, konsep perencanaan stratejik

Copyrights © 2008