Penelitian bertujuan untuk membandingkan model pendugaan total digestible nutrient (TDN) dan proteintercerna pada domba Garut betina. Dua puluh ekor domba diberi berbagai jenis ransum dengan kandungan TDN danprotein berbeda, lalu diukur nilai TDN dan protein tercerna. Untuk mengukur hubungan TDN dan protein tercernain vivo dengan berbagai model pendugaan dilakukan dengan menggunakan analisis regresi, sedangkan tingkatkeakuratan model pendugaan digunakan perhitungan ratio prediction to deviation (RPD). Hasil menunjukkanbahwa model pendugaan TDN Sutardi dan model pendugaan protein tercerna Beenson lebih akurat dengan nilaiRDP sebesar 24,20 dan 4,51. Masing-masing memiliki nilai korelasi (r) 0,9 dan 0,7 serta koefesien determinasisebesar 0,81 dan 0,49.
Copyrights © 2018