Penderita obesitas mengalami penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Penyebab terjadinyaobesitas biasanya disebabkan karena pola makan yang abnormal yaitu makan dalam jumlah sangatbanyak dan makan di malam hari.. Penderita obesitas mengalami peningkatan kadar kolesterol dalamtubuh (Hiperkolesterolemia). Tujuan dari penelitian adalah mengukur nilai Indeks Massa Tubuh (IMT)untuk menentukan kriteria obesitas, mengukur kadar kolesterol pada penderita obesitas dan mengetahuipengaruh obesitas terhadap kadar kolesterol. Jenis penelitian adalah deskriptif , populasi penelitianadalah seluruh penderita obesitas di perumahan korpri Kelurahan Sambiroto Semarang. Sampelpenelitian adalah penderita obesitas di RW 8 Kelurahan sambiroto Semarang yang diambil secara totalpopulasi. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh langsung di lapangan denganmelakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah. Hasil penelitian adalah dari sampel yang telah dilakukanpemeriksaan kadar kolesterol didapat hasil kadar kolesterol terendah 156,4 mg/dl, kadar kolesteroltertinggi 256,8 mg/dl, kadar kolesterol rata-rata 197,4 mg/dl. Dari hasil yang diperoleh berdasarkanIndeks Massa Tubuh (IMT) bahwa penderita obesitas tidak selalu kadar kolesterolnya tinggi. Karenakolesterol tidak selalu dipengaruhi oleh obesitas, tapi lebih dipengaruh pada konsumsi makanan yangmengandung kolesterol. Seperti mengkonsumsi daging, jerohan, dan telur yang dapat meningkatkankenaikan kadar kolesterol dalam darah, karena di dalam makanan daging, jerohan, dan telur terdapatkandungan kolesterol yang cukup tinggi.Kata kunci : obesitas, kadar kolesterol
Copyrights © 2010