Ekstravasasi agen kemoterapi ke jaringan sekitarnya merupakan kecelakaan yangdapat menyebabkan kerusakan jaringan progresif ireversibel dalam hitungan jamsampai hari. Manifestasi klinis ekstravasasi berupa nyeri, edema, eritema, danindurasi yang kemudian berkembang menjadi ulkus dan eschar hitam dankerusakan jaringan yang mendasarinya. Pencegahan terjadinya ekstravasasi dapatdilakukan dengan menggunakan pembuluh darah yang paten dan dengan aliranyang cepat dan tetap memperhatikan keluhan yang disampaikan pasien. Setiaptenaga kesehatan yang akan menangani pasien kanker dengan kemoterapi, dituntutmemiliki pengetahuan mengenai ekstravasasi agen kemoterapi yang bergunadalam meningkatkan pelayanan pada pasien dan mengurangi morbiditas.
Copyrights © 2012