Jurnal Energi Dan Manufaktur
Vol 8 No 1 (2015): April 2015

Meningkatkan Pendapatan Masyarakat dengan Mesin Pencacah Sampah Plastik

I Gede Putu Agus Suryawan (Unknown)
Cok. Istri P. Kusuma Kencanawati (Unknown)
I Made Widiyarta (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2015

Abstract

Bali merupakan pintu gerbang pariwisata Indonesia, menjadi sorotan dunia bagaimanamengelola sampah. Reduce, Reuse dan Recycle disingkat 3R atau Mengurangi, MemakaiUlang dan Mendaur Ulang adalah prinsip utama mengelola sampah mulai dari sumbernya,melalui tiga langkah ini akan mampu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA(Tempat Pengolahan Akhir). Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat memberikanpengaruh negatif bagi kesehatan, lingkungan, maupun bagi kehidupan sosial ekonomi danbudaya masyarakat. Produksi sampah di TPA Linggasana Karangasem perhari adalah 120m3/hari atau sekitar 18,26 ton/hari, sampah plastik mencapai 22,6 %, yang bisa didaur ulangsekitar 17%. Jadi sampah plastik yang bisa didaur ulang adalah 3,1 ton/hari, ini merupakanpotensi bisnis yang sangat potensial.Masyarakat malas dalam memilah sampah organik dananorganik karena tidak memberikan nilai tambah kepada masyarakat, dilakukan pelatihan danpengenalan mesin pencacah sampah plastik sehingga masyarakat berminat dalam memilahsampah-sampah itu. Sampah plastik itu dijual ke pada kelompok Asri Linggasana ataukelompok Lestari Buana Giri.Kata kunci: sampah plastik, mesin pencacahBali is Indonesian tourism gateway and become world attention on how to manage waste.Reduce, Reuse and Recycle abbreviated 3R is a major principle of managing the waste fromthe source. Through these three steps will be able to reduce the amount of waste disposed of tolandfill. Poor waste management can have a negative effect on health, the environment, and forsocial, economic and cultural life of the community. Production of waste in the landfillLinggasana Karangasem per day is 120 m3 / day or approximately 18.26 tons / day, reaching22.6% of plastic waste, which can be recycled approximately 17%. So, the plastic waste thatcan be recycled is 3.1 tons / day, this is a highly potential business potential. The society is notinterest in sorting organic and inorganic waste because it does not add value to the community.Training and introduction of plastic waste thrasher is conducted so that people interested insorting out the rubbish. Plastic waste was sold to the group Linggasana Asri or group BuanaLestari Giri.Keywords: plastic waste, thrasher

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jem

Publisher

Subject

Energy Industrial & Manufacturing Engineering

Description

"Jurnal Energi dan Manufaktur" is a journal published by Department of Mechanical Engineering, University of Udayana, Bali since 2006. During 2006-2011 the journal's name was "Jurnal Ilmiah Teknik Mesin CAKRAM" (Scientific journal in mechanical engineering, CAKRAM). "Jurnal Energi dan Manufaktur" is ...