E-Jurnal Medika Udayana
vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana

KADAR PHOSPHORYLATED INSULIN GROWTH FACTOR BINDING PROTEIN-1 YANG TINGGI PADA SEKRET SERVIKS MENINGKATKAN RISIKO PERSALINAN PRETERM

Tjokorda Gde Agung Suwardewa (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2014

Abstract

Latar Belakang : Persalinan preterm adalah munculnya kontraksi uterus denganintensitas dan frekuensi yang cukup untuk menyebabkan penipisan dan dilatasiserviks sebelum memasuki usia gestasi yang matang, antara umur kehamilan 20sampai 37 minggu.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui risiko persalinanan preterm pada kadarphIGFBP-1 yang tinggi pada sekret serviks dengan tes partus Actim.Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan desain case control analitik.Jumlah sampel sebesar 56 sampel, dimana 26 sampel kasus persalinan pretermdan 26 sampel kontrol kehamilan preterm, yang dipasangkan (matching) dalamhal umur ibu, umur kehamilan dan paritas. Pengambilan spesimen dari sekretserviks dengan menggunakan swab dacron, kemudian dimasukkan ke dalamlarutan ekstrak selama 10 detik. Larutan ph IGFBP-1 diuji dengan dipstik partusActim. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Chi-Square (p < 0,01).Rasio Odds digunakan untuk menilai besarnya risiko dan analisis multivariatdengan regresi logistik.Hasil : Uji Chi-Square antara phIGFBP-1 dengan risiko terjadinya persalinanpreterm didapatkan nilai p=0,001. Hal ini berarti kejadian persalinan preterm padakedua kelompok berbeda secara bermakna. Nilai Rasio Odds sebesar 10,39 (IK95% = 2,73-39,56, p=0,001) yang berarti bahwa kadar phIGFBP-1 yang tinggipada sekret serviks dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan pretermsebesar 10 kali.Simpulan : Kadar phIGFBP-1 yang tinggi pada sekret serviks meningkatkanrisiko persalinan preterm sebesar 10 kali dibandingkan dengan kontrol.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...