Perbedaan antara laki-laki dan perempuan secara alami (biologis) dalam berbagaikonteks budaya seringkali mendasari diferensiasi peran (division of labor) yang ada.Artikel ini merupakan hasil penelitian yang mengkaji tentang bagaimanakonstruksi peran laki-laki dan perempuan dalam dunia pendidikan, khususnyabidang pendidikan seni musik. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputiwawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan yakni dengan mengembangkan deskripsi kasus, yang prosesnyadilakukan dengan tahap reduksi data, kategorisasi, dan penafsiran data(verifikasi/penarikan kesimpulan).Hasil penelitian menunjukan bahwa konstruksiperan laki-laki dan perempuan dalam proses pendidikan musik terjadi padalingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Realitas obyektif yangmencakup berbagai pandangan, sikap, perilaku, dan pemberian makna terhadapdiferensiasi peran laki-laki dan perempuan berdasarkan budaya (nurture) yangterdapat dalam lingkungan keluarga memiliki peran yang menonjol dalam proseskonstruksi peran dikalangan siswa dan mahasiswa perempuan. Sedangkan bagisiswa dan mahasiswa laki-laki, proses konstruksi peran selain terjadi di dalamlingkungan keluarga juga terjadi di dalam lingkungan sosial masyarakat. Biasgender yang terjadi dalam proses konstruksi peran laki-laki dan perempuan dalampenelitian ini ditunjukan dengan masih adanya pandangan stereotype gender dikalangan orang tua, siswa, dan mahasiswa musik.Kata kunci : Gender, Musik, Konstruksi, Peran, Pendidikan.
Copyrights © 2006