Tembang macapat pada berbagai gaya baik daerah maupun seniman atauseniwati umumnya dilagukan dengan menggunakan laras slendro atau pelog. Lagupada tembang macapat Semarangan bukan hanya disajikan dengan menggunakanlaras slendro atau pelog melainkan juga tangga nada musik Barat atau diatonik.Beberapa tembang macapat Semarangan yang sering disebut berlaras slendro yaknidhandhanggula dan sinon ternyata bukan slendro ââ¬Åmurniââ¬Â yang digunakan melainkanslendro yang amat kental dengan nuansa laras diatonik. Karena itulah maka laraspada kedua lagu tembang macapat tersebut juga sering disebut slendro-diatonik.Penotasian lagu tembang macapat dhandhanggula dan sinon Semarangan selain dapatmemakai notasi Kepatihan juga dapat, bahkan lebih mudah menggunakan notasidiatonik.Kata Kunci : Laras (tangga nada), diatonik, pentatonik, macapat.
Copyrights © 2006