Indonesia Medicus Veterinus
Vol 2 (1) 2013

Bioaktivitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus Roseus) Terhadap Periode Epitelisasi Dalam Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Wistar

Puspita Dewi, Ida Ayu Laksmi (Unknown)
Damriyasa, I Made (Unknown)
Anom Dada, I Ketut (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Feb 2013

Abstract

Tanaman tapak dara merupakan salah satu sumber obat herbal yang mempunyai khasiat menyembuhkan luka. Secara empiris tanaman ini telah banyak digunakan sebagai obat luka di beberapa negara seperti India. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun tapak dara secara topikal pada tikus terhadap proses kesembuhan luka melalui pengukuran perubahan luas permukaan luka dan periode epitelisasi.Penelitian ini menggunakan tiga puluh dua ekor tikus Wistar jantan. Tikus tersebut dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol maupun perlakuan sebelumnya dibuat luka iris kemudian diberikan vaselin secara topikal pada kelompok kontrol dan ekstrak daun tapak dara 15% secara topikal pada kelompok perlakuan. Luas permukaan luka kemudian diukur pada hari pertama, kelima dan kelima belas. Periode epitelisasi diukur pada saat luka mulai menutup secara sempurna. Untuk mengetahui perbedaan luas luka dan periode epitelisasi, pada masing-masing kelompok diuji secara statistik dengan ujiT.Dari hasil penelitian yang diperoleh diketahui bahwa pada hari kelima luas permukaan luka tidak berbeda nyata antara tikus kontrol dan tikus perlakuan. Pada hari kelima belas luas permukaan luka tikus perlakuan sangat bermakna lebih kecil dibanding dengan tikus kontrol. Demikian juga periode epitelisasi pada tikus perlakuan sangat bermakna lebih pendek dibandingkan dengan tikus kontrol. Sehingga dapat disimpulkan ekstrak daun tapak dara dapat mempercepat proses periode epitelisasi pada jaringan luka tikus Wistar.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...