Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Bovine Serum Albumin (BSA) terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa puyuh yang disimpan pada suhu 4°C selama 24 jam. Penelitian ini menggunakan 30 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang berumur 8 minggu. Penampungan semen menggunakan metode pemijatan kemudian diencerkan dengan pengencer kuning telur fosfat yang ditambahkan BSA dengan berbagai konsentrasi masing-masing : 0 w/v % (sebagai kontrol), 1,5 w/v %, 2 w/v %, dan 2,5 w/v %. Setelah pengenceran, semen disimpan pada suhu 4oC selama 24 jam dan dilakukan pengamatan terhadap motilitas dan daya hidupnya. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi BSA berpengaruh nyata (P
Copyrights © 2016