Indonesia Medicus Veterinus
Vol 7 (6) 2018

Perubahan Histopatologi Hati dan Paru Mencit Pascainduksi dengan Zat Karsinogenik Benzo(a)piren

Bire, Ienoliski Rohi (Unknown)
Winaya, Ida Bagus Oka (Unknown)
Adi, Anak Agung Ayu Mirah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi hati dan paru-paru mencit pascainduksi dengan zat karsinogenik benzo(a)piren. Penelitian ini menggunakan 10 ekor mencit jantan yang dipelihara pada lingkungan serta diet yang sama. Mencit kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok I diinjeksi dengan benzo(a)piren sebanyak 0,3 mg dalam 0,1 mL oleum olivarium secara subkutan sedangkan kelompok II hanya diinjeksi dengan oleum olivarum dengan cara yang sama. Setelah satu bulan, semua mencit dikorbankan. Sampel jaringan hati dan paru dimasukan kedalam NBF 10% untuk proses pemeriksaan histopatologi lebih lanjut. Data pemeriksaan histopatologi hati dan paru kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil yang didapatkan menunjukkan adanya perbedaan gambaran histopatologi hati dan paru mencit antara kelompok I dibandingkan dengan kelompok II. Adapun gambaran mikroskopik yang dominan pada kelompok I adalah: pada hati terjadi kongesti pada vena sentralis serta nekrosis pada sel hepatosit. Pada paru terjadi nekrosis serta adanya penebalan septa alveoli dan infiltrasi sel radang sedangkan untuk kelompok II, tidak terdapat perubahan pada gambaran mikorskopiknya. Berdasarkan hasil penelitian, zat karsinogenik benzo(a)piren dapat menyebabkan terjadinya kongesti pada vena sentralis serta nekrosis pada sel hepatosit serta penebalan pada septa alveoli dan adanya infiltrasi sel-sel radang mononuklear pada paru.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...