Karmawibhangga merupakan salah satu rangkaian relief candi Borobudur yangterdapat di bagian kaki candi. Ketika pembangunan candi belum selesai, rupanya kakicandi buru-buru ditutup dengan jutaan balok-balok batu menjadi pelataran yang luasuntuk menghindari bangunan runtuh. Candi Borobudur merupakan candi Budhaterbesar di dunia, didirikan di sebuah bukit, pada jaman dinasti Syailendra abad ke-9.Relief Karmawibhangga tersebut menggambarkan hukum sebab akibat, samsara dankarma kehidupan manusia, keseluruhannya telah didokumentasikan pada akhir abadke-19 ketika Borobudur dibongkar untuk penyelidikan dan restorasi, dan kemudianditutup kembali. Penggambaran ajaran penting dalam agama Budha itu jugamelukiskan kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa pada waktu itu, dengan bahasarupa yang khas. Sebagian reliefnya dari keseluruhan yang berjumlah 160 panelpengerjaannya belum selesai, bahkan ada yang sengaja dirusak, merupakan gejalamenarik untuk dicermati secara visual dan ditelaah terkait dengan proses pengerjaanpemahatan relief candi tersebut. Pengerjaan relief dimulai dari membuat outlinebentuk-bentuk di atas susunan batu yang menjadi panelnya, tahapan kemudianpemahatan latar, dilanjutkan penggarapan sosok-sosok penting yang diawali daribentuk keseluruhan secara kasar sampai pada perbentukan lebih rinci, kemudianditeruskan dengan pemahatan unsur-unsur pendukung dan tahap penyelesaian akhir,yakni penghalusan atau pewarnaan. Proses pemahatan relief ternyata tidak jauhberbeda dengan tahapan mengukir pada masa kini. Melihat relief yang terdapat padakaki candi ini masih ada yang belum selesai, tampaknya pengerjaan pemahatan reliefdan ornamen candi di bagian bawah merupakan tahap-tahap akhir, setelahpengerjaan bagian atas diselesaikan.
Copyrights © 2006