Taman Sari merupakan sebuah kawasan taman kerajaan Yogyakarta yang dibangun pada abad ke-18 oleh Sultan Hamengku Buwana I. Sebagian taman sampai sekarang masih tersisa dan dapat dinikmati keagungan dan keindahan bentuknya. Titimangsa pembangunannya ditandai oleh sengkalan memet yang terdapat di gapura Panggung dan gapura Agung dalam kompleks taman. Sengkalan memet di gapura Panggung berupa hiasan patung dua ekor naga berhadapan ke arah pintu masuk gapura, seolah sedang bercakap-cakap, dan dibaca catur naga rasa tunggal (percakapan naga rasa satu). Yang di gapura Agung berupa hiasan relief bermotif tumbuh-tumbuhan dan burung yang digambarkan sedang menghisap bunga. Sengkalannya berbunyi lajering sekar sinesep peksi (pokok bunga terisap burung). Kedua sengkalan memet yang menghiasi gapura taman menunjuk angka tahun yang bertalian dengan pembangunan Taman Sari. Hiasan bentuk sengkalan memet tidak semata memperindah dan menandai titimangsa bangunan, melainkan beserta keseluruhan bangunan gapura mengandung pesan-pesan, harapan, dan makna simbolis yang dalam.ÃÂ Kata kunci: sengkalan memet, titimangsa, hiasan, taman, gapura.
Copyrights © 2005