Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika pada kelompok siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe group to group exchange dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Pekutatan tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 95 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V yaitu kelas V di SD Negeri 1 Pekutatan dengan jumlah 25 siswa dan kelas V di SD Negeri 4 Pekutatan dengan jumlah 25 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika. Bentuk tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah esai. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran aktif tipe group to group exchange dengan mean (M) = 36,82 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 28,2 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok siswa yang belajar mengikuti strategi pembelajaran aktif tipe group to group exchange dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional (thitung= 5,22 > ttabel= 2,000). Kelompok siswa yang belajar mengikuti strategi pembelajaran aktif tipe group to group exchange menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional. Â Kata kunci: pembelajaran aktif, pembelajaran konvensional dan hasil belajar
Copyrights © 2013