MediaTor: Jurnal Komunikasi
Vol 3, No 2 (2002): Memilih Pendekatan dalam Penelitian: Kuantitatif atau Kualitatif?

"Nude Photography", Seni atau Pornografi?

Ferry Darmawan (Bidang Kajian Ilmu Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Unisba)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2002

Abstract

Menemukan kesepakatan tentang batasan pornografi memang sangat sulit. Apa yang dianggap pornografi oleh seseorang atau komunitas justru dipandang seni oleh seseorang atau komunitas lain. Begitu juga ketika masalah ini memasuki dunia fotografi. Foto telanjang, misalnya. masuk ke dalam pornografi atau seni? Di tengah ambiguitas definisi pornografi. jika sampai pada tataran aksi. pada akhirnya kita tetap membutuhkan rambu-rambu. Dalam fotografi, ketelanjangan objek manusia dianggap seni jika yang ditampilkan adalahs egi estetika. melalui rekayasa teknik pengambilan, permainan pencahayaan, komposisi, dan sebagainya. Sebaliknya, objek tersebut jatuh kedalam pornografi bila yang ditonjolkan adalah sisi erotismenya belaka

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

mediator

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Mediator: Jurnal Komunikasi focuses on communication studies and media. Although centered on communication, Mediator is open and welcomes the contribution of many disciplines and approaches that meet at crossroads with communication studies. Type of writing is in the form of scientific articles (the ...