MediaTor: Jurnal Komunikasi
Vol 4, No 1 (2003): Merayakan Wacana Kontemporer

“Cultural Studies” dalam Studi Komunikasi: Suatu Pengantar

Santi Indra Astuti (Bidang kajian Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2003

Abstract

Perkembangan baru dalam diskursus ilmu sosial, yang dimotori oleh munculnya pemikiranpemikiran Neomarxis Mazhab Frankfurt dengan Teori Kritisnya, menghadirkan penyegaranpenyegaran dalam menyikapi realitas sosial yang sesungguhnya serba sublim, serba cair. Salah satu penyegaran ini mengemuka dalam cultural studies yang berupaya mendobrak dominasi dan arogansi negara-negara yang mentahbiskan diri berperadaban tinggi di tengah budaya dan peradaban lain. Bertitik tolak dari semangat egaliterian yang tinggi, cultural studies juga menghadirkan perspektif baru terhadap fenomena komunikasi. Melalui pelbagai metodologinya, cultural studies berupaya mengkaji komunikasi dari subjektivitasnya, yang nyata-nyata tampak cair, berkat dialektika di antara setiap pelaku komunikasi, yang tidak lagi dibatasi dalam kerangka subjek-objek. Lewat cultural studies pula, bisa diungkap bagaimana produksi tanda yang mewujud dalam setiap bentuk komunikasi sesungguhnya merupakan hasil kerja entitas tertentu yang berusaha menghegemoni dunia id —ideologi—disadari atau tidak.

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

mediator

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Mediator: Jurnal Komunikasi focuses on communication studies and media. Although centered on communication, Mediator is open and welcomes the contribution of many disciplines and approaches that meet at crossroads with communication studies. Type of writing is in the form of scientific articles (the ...