Artikel ini membahas relasi antara sejarah dan tindakan sosial di wilayah bekas Kesultanan Wolio. Dengan kata lain, penulis berusaha menunjukkan beberapa macam cara yang digunakan masyarakat di wilayah ini dalam mempresentasikan kembali masa lampaunya, dan sekaligus memperlihatkan bagaimana pemahaman mengenai sejarah dapat mereka gunakan sebagai sebuah khasanah berbagai pilihan moral yang mempedomani tindakan sosial mereka. Tempat atau landscape menduduki posisi yang penting dalam memahami bagaimana masyarakat mempresentasikan kembali sejarahnya. Satu masyarakat mengunjungi situs-situs sejarah tertentu bukan hanya untuk hiburan atau kesenangan semata, melainkan karena peristiwa-peristiwa dan pribadi-pribadi di masa lampau yang berkaitan dengan tempat itu dapat terus dijaga keberlangsungan hidupnya di dalam “satu waktu moral” yang sama dengan mereka-mereka yang masa hidup sebagaimana mereka semua (baik yang hidup maupun yang telah tiada) saling berbagi ruangan fisik yang sama.Kata kunci: sejarah, masa lalu, action, landscape, situs
Copyrights © 2016