Abstrak
Kebutuhan tenaga listrik harus diimbangi dengan
penyediaan tenaga listrik yang memadai baik dari segi kualitas dan kuantitas.
Untuk memenuhi kuantitas daya yang dibutuhkan, usaha yang dilakukan adalah
dengan dibangunnya Gardu Induk ke GIS . Karena terbatasnya lahan untuk
penyaluran daya antara Gardu alternatif yang digunakan dengan pemakaian jenis
kabel berisi minyak (oil filled cable) untuk saluran transmisi bawah tanah,
karena kabel tersebut memiliki karakteristik listrik yang bagus. Biaya
pembangunan saluran transmisi kabel bawah tanah lebih besar bila dibandingkan
dengan biaya pembangunan saluran transmisi udara. Saluran transmisi bawah tanah
dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, seperti temperatur tanah, hambatan
thermal dari tanah dan kedalaman penanaman kabel Kegagalan isolasi (break down)
dapat terjadi karena terbentuknya kantong-kantong udara (voids) didalam bahan isolasi yang diakibatkan kenaikan suhu
penghantar. Dengan semakin besarnya tekanan pada kantong-kantong udara tersebut
akan menimbulkan pelepasan muatan yang menembus isolasi. Kegagalan isolasi atau
gangguan yang terjadi dapat mengakibatkan kerugian yang besar.
Copyrights © 2010