Abstrak
Khusus untuk Usaha Kecil dan
Menengah produksi makanan ringan (krupuk), pada saat musim hujan pasti
mengalami kendala dan hambatan pada proses pengeringan. Selama
ini proses pengeringan kerupuk, masih banyak yang hanya mengandalkan panas dari
sinar matahari. Padahal untuk mendapatkan kualitas pengeringan yang baik, pada
proses ini membutuhkan waktu antara 5 s/d 6 jam. Keadaan ini akan tercapai bila
matahari bersinar terang tanpa mendung maupun hujan. Namun apabila keadaan
mendung atau hujan proses pengeringan bisa membutuhkan waktu 2 kali lipatnya.
Dengan kata lain pada saat mendung atau hujan proses produksi akan berhenti
total dan jika dipaksakan untuk melakukan proses penggorengan, maka hasilnya
jelek (tidak renyah) dan membutuhkan lebih banyak minyak goreng. Tujuan dalam penelitian ini yaitu tersusunnya suatu
peralatan oven pengering yang memanfaatkan gas panas buang hasil dari proses
penggorengan sehingga dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas serta
kontinuitas produksinya tetap terjaga (meskipun musim hujan). Metode dalam penelitian ini didasarkan atas rancangan
penelitian pengembangan dengan prosedur pelaksanaan dikelompokkan menjadi dua
tahapan yaitu: (1) Tahapan penelitian rancangan
peralatan pemanfaatan gas buang, (2) Tahapan penelitian implementasi hasil rancangan peralatan
pemanfaatan gas buang pada unit usaha krupuk. Berdasarkan hasil uji alat pengering yang memanfaatkan
gas buang dapat dinyatakan bahwa untuk mengeringkan kerupuk hanya membutuhkan
waktu 64 jam dengan kualitas relatif sama dengan
pengeringan konvensional di bawah sinar matahari dimana suhu ruangan dalam alat pengering sudah sesuai dengan kondisi
suhu panas matahari karena panas udara ruang alat pengering suhunnya bisa
kontinyu dan terjaga sesuai yang dikehendaki (berkisar 50 oC),
karena pada alat ini dilengkapi termokopel yang dihubungkan dengan sensor panas
yang ditempatkan dalam ruangan alat pengering. Kelembaban udara dalam ruangan alat pengering
cenderung turun secara perlahan dan bisa dikontrol secara manual dengan cara
memberikan cendela di atas ruang pengering sehingga sehingga kelembaban udara
dalam ruangan alat pengering dapat terjaga berkisar 54 % sesuai dengan kondisi
kelembaban pengeringan menggunakan panas matahari. Hal ini tentunya sangat membantu UKM kerupuk dalam
rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya.
Copyrights © 2011