Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui besarnya kontribusi antara daya ledak (power) otot tungkai pada kemampuan menendang bola ke sasaran..
Sampel dalam penelitian ini adalah pemain sepakbola putera usia 18 tahun keatas
yang berjumlah 30 orang pemain
Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian korelasional. Dimana
analisis data menggunakan teknik korelasional untuk mencari hubungan antara dua
variabel atau lebih, kemudian dicari besar kontribusi masing-masing variabel
terhadap kemampuan menendang bola (shooting).
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata daya ledak (power) otot tungkai sebesar 241,87
dengan simpangan baku sebesar 14,01. Adapun hasil uji normalitas menunjukkan
bahwa data tersebut berdistribusi normal, yaitu dengan X2 hitung =
8,848. Sedangkan hasil penelitian tentang kemampuan menendang bola ke sasaran,
diperoleh rata-rata sebesar 1,21 dengan simpangan baku sebesar 0.13. Adapun
hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tersebut berdistribusi normal,
yaitu dengan X2 = 2,3512
Untuk hasil analisis tentang daya ledak (power) otot tungkai pada kemampuan menendang bola ke sasaran (shooting), perhitungan koefisien
korelasinya diperoleh nilai r = -0,27 dan dengan nilai koefisien determinasi
sebesar 7,29%.
Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat kontribusi yang rendah antara
daya ledak (power) otot tungkai
pada kemampuan menendang bola ke sasaran.
Copyrights © 2009