Kemampuan
berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara aktif mempunyai arti penting dalam ketatnya persaingan dalam dunia kerja
dewasa ini. Begitu juga bagi mahasiswa prodi ikor FIK, mereka dapat menggunakan
kemampuan ini untuk menyerap berbagai macam informasi penting
tentang dunia olahraga yang mereka geluti
sehingga kemampuan dan keahlian mereka bertambah. Namun kemampuan speaking mereka ternyata
rendah. Hal ini terjadi karena mereka jarang menggunakannya, meskipun dalam
perkuliahan Bahasa Inggris,
karena faktor malas dan malu jika berbuat salah.
Oleh karena itulah
diadakan penelitian dengan prosedur Penelitian Tindakan Kelas
ini. Information gap berarti
kesenjangan infomasi, ada perbedaan informasi antar mahasiswa sehingga mereka
harus melengkapi informasinya dengan cara menanyakannya
pada pasangannya tanpa saling melihat informasi masing-masing. Dengan
cara ini mereka aktif bertanya dan menjawab sehingga mereka terlatih untuk menggunakan bahasa target.
PTK ini terdiri dari dua siklus,
masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrument
penelitiannya adalah lembar penilaian
dari sistem penilaian yang berdasarkan pada prosedur rating FSI
untuk kemampuan speaking. Subyek dalam penelitian
ini adalah mahasiswa SI prodi Ikor Jurusan
Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi FIK angkatan 2007 kelas A sebanyak 28 orang yang sedang mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris
1 pada semester gasal tahun ajaran 2007/2008.
Hasil yang didapat cukup memuaskan, level
kemampuan speaking mahasiswa meningkat cukup signifikan. Jumlah
mahasiswa yang ada di level yang paling rendah
(level 2 ke bawah) menurun, dari siklus pertama sebanyak 12 orang, menjadi 5 orang di siklus kedua. Jumlah mahasiswa yang
berada di level 2+ (kemampuan masih terbatas) juga menurun dari jumlah
10 orang di siklus pertama menjadi 9 orang di siklus kedua. Jumlah mahasiswa yang berada di level 3 dan 3+ (baik) meningkat, dari 6 orang di siklus pertama menjadi
14 orang di siklus kedua.
Copyrights © 2011