Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh peningkatan latihan memukul bola dengan mental imagery antara yang melihat video dengan melihat gerakan langsung terhadap ketepatan hasil pukulan dalam permainan softball, dan seberapa besar perbedaan pengaruh peningkatan kedua model latihan memukul tersebut terhadap ketepatan hasil pukulan dalam permainan softball. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.Sampel yang penulis gunakan sebanyak 20 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Instrumen atau alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes produktivitas hitting dari komisi teknik PB.PERBASASI tahun 1989. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah penggunaan Latihan memukul bola dengan mental imagery yang diawali melihat video akan memberikan pengaruh yang berarti dibandingkan dengan Latihan memukul bola dengan mental imagery yang diawali melihat gerakan langsung terhadap ketepatan hasil pukulan dalam permainan softball. Setelah dilakukan pengolahan dan analisis data maka didapat bahwa kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen. Setelah kedua model latihan memukul bola tersebut dibandingkan ternyata model latihan memukul bola dengan mental imagery yang diawali melihat video memberikan pengaruh yang berarti terhadap peningkatan ketepatan hasil pukulan dalam permainan softball, untuk itu penulis mengambil pendekatan statistik dengan uji perbedaan dua rata-rata (satu pihak). Hasil pengolahan didapat bahwa thitung = 3,86 dan ttabel = 1,73 dalam taraf nyata (0,95) maka Ho ditolak karena thitung ttabel.Sehingga tiba pada kesimpulan bahwa latihan memukul bola dengan mental imagery yang diawali melihat video memberikan pengaruh yang berarti terhadap peningkatan ketepatan hasil pukulan pada permainan softball.Kata Kunci : Hasil, Imagery, Ketepatan, Mental, Pukulan
Copyrights © 2017